🔍 Audit Proses & 🔧 Kaizen
🔍 Audit Proses
Audit proses adalah kegiatan sistematis untuk mengevaluasi apakah suatu proses berjalan sesuai standar, prosedur, dan target yang telah ditetapkan. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk:
Menilai kepatuhan terhadap SOP
Mengidentifikasi ketidaksesuaian (non-conformity)
Menemukan peluang perbaikan
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses
Contoh penerapan: Audit proses pada pengadaan vendor bisa mencakup pemeriksaan waktu siklus, kelengkapan dokumen, dan kepatuhan terhadap SLA antar divisi.
🔧 Kaizen
Kaizen berasal dari bahasa Jepang: Kai (perubahan) dan Zen (baik), yang berarti perbaikan berkelanjutan. Filosofi ini mendorong semua orang di organisasi—dari manajemen hingga operator—untuk terus mencari cara memperbaiki proses, produk, dan lingkungan kerja.
Ciri khas Kaizen:
Perbaikan kecil tapi konsisten
Berbasis data dan fakta
Melibatkan tim lintas fungsi
Fokus pada eliminasi pemborosan (waste)
Contoh penerapan: Setelah audit proses menunjukkan waktu tunggu tinggi di area loading, tim Kaizen mengusulkan perubahan layout dan sistem antrian digital untuk mempercepat alur.
🔄 Hubungan Audit Proses & Kaizen
Audit proses mengungkap fakta dan data →
Kaizen menggunakan data tersebut untuk merancang dan menerapkan perbaikan →
Hasil perbaikan bisa diaudit kembali → menciptakan siklus continuous improvement.
Komentar
Posting Komentar