🔑 10 Skill Islami Seorang Manager

 

🕌 Bisnis dalam Perspektif Islam

  • Bisnis adalah amanah yang harus dijalankan dengan sistem, bukan sekadar bergantung pada pemilik.

  • Rasulullah ï·º bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai jika salah seorang di antara kalian melakukan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqan (profesional, sungguh-sungguh).” (HR. Baihaqi).

  • Bisnis yang sehat harus menghasilkan profit halal dan berlimpah. Jika tidak ada keuntungan, maka itu bukan bisnis, melainkan sekadar kerja tanpa hasil.

🌿 Pentingnya Manajemen

  • Nabi Muhammad ï·º dalam dakwah dan perdagangan selalu mendelegasikan tugas. Beliau mengutus sahabat untuk mengurus urusan tertentu, menunjukkan pentingnya manajemen.

  • Allah berfirman: “Dan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka.” (QS. Asy-Syura: 38).

  • Artinya, bisnis harus berjalan dengan sistem, struktur, dan manajer yang kompeten, bukan sekadar mengandalkan pemilik.

🔑 10 Skill Islami Seorang Manager

  1. Planning

    • Dalil: “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong. Sesungguhnya kamu tidak dapat menembus bumi dan tidak dapat menjulang setinggi gunung.” (QS. Al-Isra: 37).

    • Makna: Perencanaan harus realistis, terukur, dan penuh hikmah.

  2. Organizing

    • Teladan: Rasulullah ï·º mengatur pasukan dalam Perang Uhud dengan sistem barisan.

    • Makna: Organisasi adalah sunnah Nabi dalam mengatur umat.

  3. Staffing

    • Dalil: “Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran.” (HR. Bukhari).

    • Makna: Menempatkan orang sesuai kompetensi adalah syariat.

  4. Motivating

    • Teladan: Rasulullah ï·º memberi semangat sahabat dengan janji surga dalam jihad.

    • Makna: Manager harus mampu menggerakkan hati tim dengan motivasi yang benar.

  5. Leading/Directing

    • Dalil: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    • Makna: Kepemimpinan adalah amanah, bukan sekadar jabatan.

  6. Allocating

    • Teladan: Nabi Yusuf ‘alaihis-salam mengalokasikan gandum saat krisis Mesir. (QS. Yusuf: 47).

    • Makna: Sumber daya harus dialokasikan dengan bijak.

  7. Monitoring

    • Dalil: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti bangunan yang kokoh.” (QS. As-Saff: 4).

    • Makna: Monitoring menjaga agar barisan tetap lurus dan kokoh.

  8. Controlling

    • Teladan: Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu tegas mengontrol pejabat agar tidak menyalahgunakan amanah.

    • Makna: Kontrol adalah bagian dari keadilan.

  9. Informing

    • Dalil: “Sampaikanlah dariku walau satu ayat.” (HR. Bukhari).

    • Makna: Informasi harus jelas, benar, dan bermanfaat.

  10. Reporting

  • Teladan: Rasulullah ï·º menerima laporan dari para sahabat yang diutus ke berbagai wilayah.

  • Makna: Laporan adalah bentuk pertanggungjawaban.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu adalah rata-rata dari 5 orang terdekatmu

9 Filosofi Sunan Kalijaga

Apa itu Lean Thinking ? Sistem 5S dan 6S ?