🧯 8 Pemborosan (8 Wastes) dan ⚙️ 6 Big Losses

 

🧯 8 Pemborosan (8 Wastes)

Konsep ini berasal dari Toyota Production System dan dikenal dengan akronim DOWNTIME:

  1. Overproduction Memproduksi lebih banyak dari yang dibutuhkan pelanggan. Akibatnya: penumpukan stok, pemborosan ruang, dan biaya penyimpanan.

  2. Waiting Waktu tunggu karena mesin idle, menunggu material, atau keputusan. Ini memperlambat aliran kerja dan menurunkan efisiensi.

  3. Transportasi Tidak Perlu Perpindahan barang/material yang tidak menambah nilai. Contoh: layout pabrik yang tidak efisien.

  4. Overprocessing Melakukan proses lebih dari yang dibutuhkan pelanggan. Misalnya: inspeksi berlebihan atau penggunaan mesin presisi tinggi untuk pekerjaan sederhana.

  5. Inventaris Berlebih Menyimpan bahan baku, WIP, atau produk jadi melebihi kebutuhan. Ini menyembunyikan masalah dan meningkatkan risiko kerusakan.

  6. Gerakan Tidak Efisien (Motion) Gerakan operator yang tidak perlu seperti mencari alat, membungkuk, atau berjalan jauh. Ini membuang waktu dan energi.

  7. Cacat Produk (Defects) Produk yang tidak sesuai spesifikasi menyebabkan rework, scrap, dan ketidakpuasan pelanggan.

  8. Potensi Manusia Tidak Dimanfaatkan (Unused Talent) Tidak melibatkan ide, kreativitas, atau kemampuan karyawan. Ini menghambat inovasi dan pertumbuhan tim.

⚙️ 6 Big Losses – Penyebab Utama Hilangnya Produktivitas Mesin

Digunakan dalam TPM dan OEE untuk mengidentifikasi sumber kerugian terbesar:

  1. Breakdown (Kerusakan Mesin) Downtime tak terencana karena mesin rusak. Ini mengurangi Availability.

  2. Setup/Adjustment (Pengaturan & Penyesuaian) Waktu yang dibutuhkan untuk changeover, setup, atau kalibrasi. Termasuk planned downtime.

  3. Idling/Minor Stoppages Berhenti sejenak karena masalah kecil seperti sensor error, material macet, atau misfeed. Sering tidak tercatat tapi berdampak besar.

  4. Reduced Speed (Kecepatan Berkurang) Mesin berjalan lebih lambat dari ideal cycle time. Bisa karena keausan, operator baru, atau material tidak standar.

  5. Process Defects (Cacat Proses) Produk cacat selama produksi normal. Menurunkan Quality dan menambah biaya rework.

  6. Startup Losses (Kerugian Awal Produksi) Cacat atau inefisiensi saat startup mesin, terutama setelah maintenance atau changeover.


📊 Matriks: Hubungan antara 8 Wastes dan 6 Big Losses

No.

8 Wastes (Lean)

Breakdown

Setup/ Adjustment

Idling/ Minor Stops

Reduced Speed

Process Defects

Startup Losses

1

Overproduction

2

Waiting

3

Transportasi Tidak Perlu

4

Overprocessing

5

Inventaris Berlebih

6

Gerakan Tidak Efisien

7

Cacat Produk (Defects)

8

Potensi SDM Tidak Dimanfaatkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu adalah rata-rata dari 5 orang terdekatmu

Apa itu Lean Thinking ? Sistem 5S dan 6S ?