Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2024

Cinta yang Terjaga dalam Waktu

Gambar
  Sore itu, seorang pria bernama Reza pulang ke rumah setelah hari yang melelahkan di kantornya, yang terletak di kawasan pusat bisnis Jakarta. Kini, Reza adalah seorang pengusaha sukses dengan perusahaan konstruksi yang berkembang pesat. Dulu, ia hanyalah seorang pekerja biasa yang selalu bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, dan di setiap langkahnya, ia ditemani oleh Lestari, istrinya. Lestari bukanlah wanita yang gemerlap atau penuh polesan mewah. Dia adalah wanita sederhana yang selalu setia mendampingi Reza sejak masa-masa sulit dulu. Kini, di usia pernikahan yang memasuki dua puluh tahun, Lestari terlihat lelah, tubuhnya tak lagi seperti dulu, dan wajahnya telah dihiasi garis-garis ketulusan. Di tengah godaan dan berbagai sosok glamor yang kerap menghampiri, Reza mulai merasakan keraguan akan pernikahannya. Pernah terpikir olehnya, apakah sudah waktunya melepas ikatan ini? Suatu malam, dengan hati berat, Reza memutuskan untuk berterus terang kepada Lestari. Ia m...

Kisah Inspiratif Michael Jordan

Gambar
Michael Jordan, berkulit hitam, lahir pada tahun 1963, di daerah kumuh Brooklyn, New York. Ia memiliki empat orang saudara, sementara upah ayahnya yang hanya sedikit tidak cukup untuk menafkahi keluarga. Semenjak kecil, ia melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin dan penuh diskriminasi, hingga ia sama sekali tidak bisa melihat harapan masa depannya. Ketika ia berusia tiga belas tahun, ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kepadanya, “Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?” Jordan menjawab, “Mungkin 1 dollar.” Ayahnya kembali berkata, “Bisakah dijual seharga 2 dollar? Jika engkau berhasil menjualnya, berarti telah membantu ayah dan ibumu.” Jordan menganggukkan kepalanya, “Saya akan mencobanya, tapi belum tentu bisa berhasil.” Dengan hati-hati dicucinya pakaian itu hingga bersih. Karena tidak ada setrika untuk melicinkan pakaian, maka ia meratakan pakaian dengan sikat di atas papan datar, kemudian dijemur sampai kering. Keesokan harinya, dibawanya pakaian itu ke stasiun bawah tanah...

10 Strategi Biar Gak Disepelein di Kantor

Gambar
Kadang-kadang, diremehkan oleh orang lain bisa jadi bahan bakar yang bikin kita lebih produktif dan berkontribusi lebih besar lagi. Yang paling penting adalah percaya pada diri sendiri. Percaya bahwa kita mampu, punya potensi, dan bisa berkontribusi untuk mencapai tujuan organisasi. Persepsi orang lain? Itu di luar kendali kita. Yang bisa kita kendalikan hanyalah usaha dan perilaku kita sendiri. Semoga 10 strategi ini membantu kamu bekerja lebih optimal. Semoga sukses! Sumber : Vicario R. Penyadur dan Penyaji Perspektif : Suaeb Ansori   Mau Order Sekarang ? Klik Tautan ini :  https://skillpedia.id/?ref=6549 Mau Order Sekarang ? Klik Tautan ini :  https://skillpedia.id/?ref=6549 Mau lebih tahu tentang kami ? kunjungi website kami :  www.bmsideal.com Facebook :  BMSI  atau  WhatsApp 085186001617

Deep Work : Cara Berhasil Fokus di dunia yang ramai dan penuh gangguan

Gambar
  Pernah merasa sudah melakukan banyak hal tapi hasilnya sedikit? Tanpa disadari, kita sering sibuk tapi tidak produktif. Distraksi adalah penyebab utamanya. Di dunia yang penuh dengan gangguan ini, fokus menjadi skill yang sangat langka. Menurut riset Udemy: 74% Milenial dan Gen Z mengaku terdistraksi di tempat kerja. 69% dari mereka mengatakan smartphone adalah sumber distraksi terbesar kedua setelah kebisingan di kantor. Setiap hari kita dihujani notifikasi, email, dan chat yang memecah fokus. Akibatnya, banyak waktu kita habis untuk shallow work—aktivitas yang tidak membutuhkan kemampuan kognitif tinggi dan kurang bermakna. Ciri-ciri shallow work: Multitasking Konsentrasi rendah Sering terdistraksi Produktivitas rendah Tidak menghasilkan nilai baru, mudah ditiru Contoh: Balas email, chat, rapiin dokumen. Solusinya? Deep Work! Deep Work  adalah konsep yang diperkenalkan oleh Cal Newport dalam bukunya “Deep Work”. Ini adalah aktivitas yang mem...

5 AM Club : Rahasia 50% Miliarder untuk Mencuri Waktu!

Gambar
  Merasa 24 Jam Sehari Gak Cukup? Rahasia 50% Miliarder untuk Mencuri Waktu! Pernah merasa 24 jam sehari  terlalu singkat? Tenang, ada rahasia jitu yang bisa kasih kamu beberapa jam tambahan setiap harinya! Rahasia ini udah diterapkan sama 50% miliarder, lho! Kira-kira apa ya rahasia hebatnya? 🤔 "Bangun Pagi!" Eh, tunggu dulu! Jangan langsung skip kalau kamu udah terbiasa bangun pagi.  Bangun pagi tanpa sistem yang tepat, sama aja kayak ngejar bayangan. Mungkin kamu juga ngalamin jebakan-jebakan ini saat mau bangun pagi: Terlalu ambisius : Pengen langsung bangun jam 5 pagi padahal biasanya bangun jam 8? Relax, coba mulai dari bangun jam 6-7 pagi dulu! Skeptis :  "Ah, bangun pagi gak ngaruh, kok!"   Coba dulu, baru deh kamu bisa menilai sendiri. Gak Sabaran : Inget, membangun kebiasaan butuh waktu! Jangan langsung menyerah kalau belum langsung berhasil. Kenapa Bangun Pagi Penting Banget? Sebuah studi selama 5 tahun terhadap 177 miliarder memb...

10 Resep Dokter : Ampuh Mengatasi Berbagai Macam Penyakit (Copy)

Gambar
Mau lebih tahu tentang kami ? kunjungi website kami :  www.bmsideal.com Facebook :  BMSI  atau  WhatsApp 085186001617 Mau Order Sekarang ? Klik Tautan ini :  https://skillpedia.id/?ref=6549 Mau lebih tahu tentang kami ? kunjungi website kami :  www.bmsideal.com Facebook :  BMSI  atau  WhatsApp 085186001617

Insight Buku "Atomic Habits" Karya James Clear

Gambar
Membangun kebiasaan baru bisa jadi sulit, apalagi kalau kebiasaan tersebut sudah mendarah daging. Dari buku "Atomic Habits," gue belajar tentang konsep yang namanya Implementation Intention yang bisa membantu lo membangun kebiasaan baru. Jadi, apa itu Implementation Intention? Implementation Intention adalah teknik yang membantu lo mencapai tujuan dan membangun kebiasaan dengan membuat rencana 'Jika-Maka' atau 'If-Then'. Bedanya antara Tujuan (Goals) dan Implementation Intention Kalau Goals: "Gue mau nyelesain 1 buku bulan ini." Kalau Implementation Intention: "Setiap 30 menit sebelum tidur, gue akan baca buku sebanyak 10 halaman." Kenapa ini efektif? Penelitian telah membuktikan efektivitasnya dengan hampir 100 studi ilmiah yang mendukungnya. Berikut alasannya: Spesifik: Menentukan 'bagaimana,' 'kapan,' dan 'di mana.' Otomatis: Ga perlu ngabisin waktu dan willpower untuk merencanakan tiap hari. Kita cenderung aka...